Minggu, 09 Juni 2019

BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN


Setiap orang adalah agen perubahan. Sebuah perubahan berawal dari rasa empati terhadap lingkungan dimana kita berada dan kemampuan atau passion yang dimiliki. Rasa empati yang tinggi mendorong kita untuk bergerak, membangkitkan ide, dan mengajak yang lain untuk melakukan perubahan.

Semakin majunya teknologi budaya membaca pada anak-anak semakin menurun. padahal kata pepatah “Membaca adalah Jendela Dunia”. Orang yang suka membaca maka wawasannya akan semakin luas, bias menembus cakrawala. Dengan membaca akan banyak ide yang bias dimunculkan. Namun sayangnya ketertarikan membaca buku semakin menurun. Hal ini mungkin dapat disebabkan anak-anak sejak kecil sudah dekat dengan gadget yang memang lebih mengasyikkan. Sebenarnya semua ini dapat diminimalisir dengan menumbuhkan kecintaan membaca pada anak-anak dan remaja. Hal ini dapat berasal dari keluarga itu sendiri atau bersama komunitas. Saya memang suka dengan membaca dan mengoleksi buku. Saya ingin mengajak anak-anak di lingkungan sekitar saya tinggal nantinya untuk cinta membaca. Dapat berawal dari mengajak mereka bermain dan mengikuti challenge membaca di perpustakaan rumah saya. Karena saya suka dengan mengajar dan anak-anak, mungkin inilah sedikit modal untuk membangun sebuah komunitas Rumah Baca.

Saya juga suka dengan membuat kreatifitas handmade dari barang yang kurang bernilai guna atau nilai jual menjadi barang yang bernilai guna, contohnya dari kain perca dapat dibuat sebuah hiasan, bros, atau lainnya yang bernilai guna. Hal ini akan saya bangkitkan kembali bersama ibu-ibu rumah tangga di sekitar saya tinggal nantinya. Dan harapannya dapat membangun sebuah Warung Seni yang dapat menjadi tempat display maupun pemasaran produk-produk yang dihasilkan.
In syaa Allah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengorbanan untuk sebuah Ketaatan

Ada iman yang sangat kuat di dalam hati sebuah keluarga. Iman yang menghujam dalam dan mengakar. Tak akan goyah oleh apapun. •Istri y...